Penanganan Aksi Memakan Korban, LMND: Polri Harus Menghukum Berat Pelaku

berita
Spread the love

Insiden naas menimpa salah satu peserta demonstrasi yang terlibat bentrok bersama aparat kepolisian pada saat aksi protes terhadap kenaikan tunjangan DPR. Seorang warga yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online (ojol) meregang nyawa akibat human eror anggota brimob yang mengendarai mobil barakuda.

Merespon kejadian ini, Wakil Ketua Umum Eksekutif Nasional LMND, Claudion K. Sare sangat menyesalkan bentrokan yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. Menurut Claudion, polisi semestinya mengedepankan prilaku humanis ketimbang kekerasan.

“Peristiwa malam hari ini telah mencoreng semangat reformasi. Tindakan brutal anggota brimob yang menghilangkan nyawa salah satu peserta aksi menambah catatan buruk institusi kepolisian dalam menangani aksi demonstrasi yang mengedepankan kekerasan ketimbang pendekatan humanis. Mengambil nyawa dengan alasan apapun tidak dapat dibenarkan,” Kata Claudion di Kantor LMND pada kamis (28/08/2025).

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kampanye Polri untuk Masyarakat sangat kontras dengan kejadian malam ini. Semangat tersebut nyatanya telah diciderai oleh beberapa anggota brimob.

“Pesan – pesan selama ini disampaikan ke hadapan publik bahwa komitmen Polri untuk Masyarakat sangat berlawanan dengan prilaku beberapa anggota brimob yang melindas peserta aksi. Nampaknya komitmen itu belum menjadi pegangan moral oleh seluruh anggota ketika menjalankan tugasnya,” Tambah Claudion

Terakhir, Claudion menginginkan agar Polri menindak para pelaku kekerasan terhadap demonstran dan mendapatkan hukuman yang berat sehingga memberikan keadilan bagi korban. Tidak boleh lagi ada pandang bulu dalam proses penegakan hukum.

“Hilangnya nyawa telah melanggar hak asasi manusia. Kejahatan seperti ini tidak seharusnya datang dari anggota kepolisian sebagai salah satu instrument negara dalam menegakkan hukum. Polri harus memberikan hukuman berat kepada para pelaku agar memberikan keadilan bagi korban dan menjadi pengingat pada seluruh anggota untuk tidak bertindak diluar batas ketika bertugas,” tutup Claudion

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *