Dihadiri Langsung Ketua Umum LMND, EW LMND Gorontalo Peringati Harlah ke-27 melalui Dialog Publik dan Mimbar Bebas

BERITA

Humas LMND

7/19/20261 min read

Gorontalo, 18 Juli 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-27 Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Eksekutif Wilayah (EW) LMND Gorontalo menyelenggarakan Dialog Publik dan Mimbar Bebas sebagai ruang konsolidasi gagasan sekaligus refleksi kritis terhadap arah kebijakan pendidikan di Indonesia, khususnya di Provinsi Gorontalo.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum LMND, Claudion K. Sare, yang secara resmi membuka acara dengan melakukan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan 27 tahun LMND dalam memperjuangkan demokrasi, keadilan sosial, dan pendidikan yang berpihak kepada rakyat.

Turut hadir sebagai narasumber dan tamu undangan, perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Gorontalo Hamka Manopo, S.Pd., M.Pd., Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Erwinsyah Ismail, M.I.Kom., serta akademisi IAIN Sultan Amai Gorontalo Dr. Dikson T. Yasin, M.H.I. Kegiatan ini juga diikuti oleh unsur Cipayung Plus, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), paguyuban mahasiswa, serta berbagai organisasi kepemudaan di Provinsi Gorontalo.

Dalam sambutannya, Ketua Eksekutif Wilayah LMND Gorontalo menegaskan bahwa Hari Lahir LMND bukan sekadar agenda seremonial organisasi, melainkan momentum untuk memperkuat refleksi dan mempertegas komitmen perjuangan dalam mengawal pemenuhan hak atas pendidikan.

"Peringatan Hari Lahir LMND bukanlah sekadar euforia organisasi, tetapi menjadi ruang refleksi kritis terhadap berbagai persoalan pendidikan yang masih dihadapi masyarakat. Melalui dialog publik ini, kami berharap lahir gagasan dan rekomendasi yang konstruktif bagi perbaikan kebijakan pendidikan di Gorontalo maupun secara nasional," ujarnya.

Dialog publik berlangsung secara dinamis dengan membahas tantangan pembangunan pendidikan, mulai dari pemerataan akses, kualitas layanan pendidikan, hingga pentingnya kolaborasi antara pemerintah, legislatif, akademisi, dan gerakan mahasiswa dalam mewujudkan sistem pendidikan yang lebih berkeadilan. Sementara itu, Mimbar Bebas menjadi ruang bagi mahasiswa dan pemuda untuk menyampaikan aspirasi serta kritik terhadap berbagai persoalan pendidikan yang dihadapi masyarakat.

Melalui momentum Harlah ke-27, EW LMND Gorontalo menegaskan komitmennya untuk terus menjadi organisasi perjuangan yang konsisten mengawal kebijakan publik, memperjuangkan hak atas pendidikan yang berkualitas, serta membangun ruang-ruang dialog yang demokratis sebagai bagian dari upaya mewujudkan pendidikan untuk kedaulatan bangsa.