Ketua Eksekutif Wilayah LMND DKI Jakarta Diskusikan Isu Kemiskinan, Ketertiban Sosial, dan Dampak RDF Rorotan Bersama Walikota Jakut
BERITA
Humas LMND
2/4/20262 min read


JAKARTA UTARA, 3 Februari 2026 – Ketua Eksekutif Wilayah (EW) Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) DKI Jakarta, Reden Akagits, menghadiri pertemuan silaturahmi antara pimpinan Cipayung Plus Jakarta Utara dengan Walikota Kota Administrasi Jakarta Utara, Selasa (3/2). Pertemuan ini menjadi ajang perkenalan strategis sekaligus ruang diskusi konstruktif untuk memajukan kesejahteraan warga di wilayah pesisir Jakarta.
Dalam suasana diskusi yang hangat, LMND DKI Jakarta menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Pemerintah Kota Jakarta Utara. Namun, LMND juga memberikan beberapa catatan penting agar pembangunan di Jakarta Utara lebih inklusif dan responsif terhadap dinamika sosial yang ada.
Ketua EW LMND DKI Jakarta, Reden Akagits, menekankan pentingnya perhatian khusus terhadap Jakarta Utara yang secara statistik memiliki tantangan ekonomi cukup besar. Merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024, Jakarta Utara merupakan wilayah dengan persentase penduduk miskin tertinggi di daratan DKI Jakarta.
LMND menilai kondisi ekonomi ini linear dengan tingginya kerawanan sosial di lapangan. Berdasarkan data tahun 2025, angka tawuran di Jakarta masih menyentuh angka 440 kejadian, di mana kawasan seperti Cilincing dan Pademangan sering kali menjadi titik fokus. Selain itu, catatan BNNK Jakarta Utara yang melakukan asesmen terhadap sekitar 940 pengguna narkoba hingga akhir 2025 menjadi pengingat akan pentingnya proteksi terhadap generasi muda.
"Kami melihat ada keterkaitan erat antara kesejahteraan dengan ketertiban sosial. Ketika angka kemiskinan tinggi dan ruang aktivitas produktif minim, pemuda kita menjadi rentan terhadap bahaya narkoba dan tawuran. Kami ingin mengajak Pemerintah Kota untuk lebih masif mengaktivasi Balai Rakyat sebagai ruang proteksi dan kreasi bagi anak muda," ujar Reden Akagits.
Selain masalah sosial, LMND juga menyampaikan aspirasi warga terkait operasional fasilitas pengolahan sampah RDF di Rorotan. Mahasiswa membawa laporan mengenai keluhan bau menyengat yang dirasakan warga sekitar, serta adanya laporan kasus ISPA yang mulai menyerang anak-anak di area terdampak.
"Sebagai mitra konstruktif, kami menyampaikan aspirasi warga Rorotan agar kenyamanan dan kesehatan lingkungan tetap terjaga. Kami yakin Pemerintah Kota dapat memberikan solusi teknis terbaik agar operasional fasilitas RDF tidak berdampak buruk pada kesehatan warga, khususnya kelompok anak-anak yang paling rentan," tambahnya.
Alih-alih sekadar menyampaikan laporan, LMND DKI Jakarta menawarkan kontribusi nyata untuk mendukung kerja Pemerintah Kota melalui:
1. Membantu verifikasi data lapangan agar bantuan seperti KJP Plus, Kartu Lansia dan bansos lainnya tepat sasaran kepada warga miskin yang benar-benar membutuhkan.
2. Mendorong pemanfaatan Balai Warga secara optimal untuk kegiatan literasi dan pelatihan skill guna meredam potensi kenakalan remaja.
3. Menjadi mitra dialog yang memberikan masukan berkala mengenai dampak kebijakan pembangunan terhadap kehidupan warga.
Walikota Jakarta Utara menyambut baik kehadiran pimpinan mahasiswa dan menegaskan komitmennya untuk terus mendengar masukan dari berbagai pihak. Pertemuan ini diharapkan menjadi momentum transformasi Jakarta Utara ke arah yang lebih baik melalui sinergi antara birokrasi dan gerakan mahasiswa.

lmnd.id@gmail.com
Connect
© 2026. All rights reserved. Supported by goldyproject.my.id
