Ketua Umum LMND: Pendidikan Harus Menjadi Jalan Membangun Manusia dan Menyejahterakan Rakyat

BERITA

Humas LMND

7/25/20261 min read

Jakarta – Ketua Umum Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Claudion Kanigia Sare, menegaskan bahwa pendidikan harus ditempatkan sebagai instrumen untuk membangun manusia Indonesia yang merdeka, berdaulat, dan mampu mewujudkan kesejahteraan rakyat. Pernyataan tersebut disampaikan dalam pidato politiknya pada puncak Hari Lahir (Harlah) ke-27 LMND di Auditorium Kemdiktisaintek, Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Dalam pidatonya, Claudion menyampaikan bahwa pendidikan tidak boleh hanya diarahkan untuk mencetak tenaga kerja, melainkan harus menjadi fondasi pembangunan manusia dan kedaulatan bangsa. Menurutnya, sistem pendidikan nasional harus mampu menjawab kebutuhan rakyat, memperkuat ilmu pengetahuan dan teknologi, serta mendukung kemandirian bangsa.

"Pendidikan harus menjadi sarana membangun manusia Indonesia yang merdeka dalam berpikir, berdaulat dalam menentukan masa depannya, dan mampu menghadirkan kesejahteraan bagi rakyat," ujar Claudion.

Ia menegaskan bahwa pendidikan yang berdaulat adalah pendidikan yang mampu melahirkan manusia yang produktif dan mandiri, termasuk petani yang sejahtera, buruh yang bermartabat, nelayan yang terlindungi, serta generasi muda yang mampu mengelola kekayaan alam bangsa secara mandiri.

Melalui tema "Pendidikan untuk Kedaulatan Bangsa: Membangun Manusia, Menyejahterakan Rakyat", Claudion mengajak seluruh elemen bangsa menjadikan pendidikan sebagai alat perjuangan untuk membangun Indonesia yang maju, berkeadilan sosial, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.

Momentum Harlah ke-27 menjadi penegasan komitmen LMND untuk terus memperjuangkan sistem pendidikan nasional yang demokratis, berkeadilan, dan berorientasi pada pembangunan manusia Indonesia sebagai fondasi kedaulatan bangsa.