LMND Banten Tegaskan Sikap: Pendidikan Harus Berpihak pada Rakyat, Bukan Kepentingan Pasar

BERITA

Humas

3/31/20261 min read

Banten — Pjs Ketua Wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Provinsi Banten menghadiri kegiatan silaturahmi dan halal bihalal yang diselenggarakan oleh Rumah Koalisi di salah satu kantor Nutrihub Serpong.

Dalam forum tersebut, Ripan Ardiana menegaskan kembali posisi ideologis LMND sebagai organisasi mahasiswa yang lahir dari rahim perjuangan rakyat dan demokrasi. Ia memaparkan bahwa LMND bukan sekadar organisasi mahasiswa biasa, melainkan alat perjuangan yang secara konsisten mengawal kepentingan rakyat, termasuk dalam sektor pendidikan.

Ripan menjelaskan bahwa LMND telah memiliki manifesto pendidikan yang dirumuskan oleh para pendahulunya sebagai arah perjuangan dalam membangun sistem pendidikan nasional yang ilmiah, demokratis, dan mengabdi pada kepentingan rakyat. Manifesto tersebut bahkan telah disampaikan kepada Menteri Pendidikan pada masanya, sebelum terjadinya pemisahan kementerian menjadi pendidikan dasar dan menengah serta pendidikan tinggi.

“Pendidikan tidak boleh tunduk pada logika pasar. Negara harus hadir menjamin hak pendidikan yang adil, ilmiah, dan dapat diakses oleh seluruh rakyat tanpa terkecuali,” tegas Ripan.

Lebih jauh, ia mengkritik kondisi pendidikan hari ini yang dinilai semakin menjauh dari cita-cita mencerdaskan kehidupan bangsa, akibat kuatnya pengaruh liberalisasi dan komersialisasi pendidikan.

Tidak hanya di sektor pendidikan, Ripan juga menegaskan bahwa LMND akan terus berada di garis depan dalam memperjuangkan hak-hak rakyat Indonesia di berbagai sektor. Baginya, mahasiswa memiliki tanggung jawab historis untuk menjadi motor perubahan dan pelopor dalam melawan ketidakadilan.

“LMND akan tetap konsisten menjadi garda terdepan dalam menyuarakan kepentingan rakyat, melawan segala bentuk penindasan, dan memperjuangkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan demokratis,” tutupnya.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi gerakan dan mempererat solidaritas antar elemen perjuangan dalam menghadapi berbagai tantangan kebangsaan ke depan.