LMND Bersama Aliansi Mahasiswa dan Forum Pedagang Kaki Lima Gelar Aksi di Kantor Pemko Binjai, Desak Solusi untuk Pedagang Terdampak Penertiban
BERITA
Humas LMND
4/29/20261 min read


BINJAI – Eksekutif Kota Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EK-LMND) Binjai yang tergabung dalam ALiansi Mhasiswa bersama Forum Pedagang Kaki Lima (PKL) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Binjai, Senin (27/4/2026), untuk menuntut Pemerintah Kota Binjai segera memberikan solusi konkret bagi pedagang yang terdampak penertiban di sejumlah titik, termasuk kawasan Jalan Bandung.
Ratusan massa aksi mulai memadati kawasan Kantor Wali Kota Binjai sejak pagi. Dalam aksi tersebut, massa mendesak pemerintah membuka ruang dialog serta menyiapkan lokasi relokasi yang layak agar para pedagang tetap dapat menjalankan aktivitas ekonomi mereka.
Ketua EK LMND Binjai, Edward Gurky, menegaskan bahwa penataan kota tidak boleh dilakukan dengan mengorbankan mata pencaharian masyarakat kecil. Menurutnya, pemerintah harus menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada pedagang, bukan sekadar melakukan penertiban tanpa solusi yang jelas.
“Hari ini kami dari EK LMND Binjai Bersama aliansi mahasiswa Peduli PKL dan Forum Pedagang Kaki Lima meminta Wali Kota Binjai segera menyiapkan lokasi relokasi yang layak bagi para pedagang atau mengembalikan tempat usaha mereka yang terdampak penertiban. Pemerintah harus membuka ruang dialog dan tidak boleh menutup mata terhadap nasib masyarakat kecil,” ujarnya.
Edward juga menyayangkan sikap Pemerintah Kota Binjai yang dinilai belum menunjukkan keseriusan dalam merespons tuntutan massa aksi. Ia menilai pemerintah seharusnya hadir langsung untuk mendengarkan aspirasi masyarakat dan pedagang yang terdampak.
Situasi sempat memanas ketika massa kecewa karena belum ada pejabat utama yang menemui mereka secara langsung. Dalam kericuhan tersebut, pagar gerbang kantor Wali Kota Binjai roboh saat massa berdesakan di depan area kantor. Aparat keamanan kemudian berjaga untuk mengendalikan situasi dan mencegah eskalasi lebih lanjut.
Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Kota Binjai belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan massa aksi maupun langkah penyelesaian terhadap persoalan pedagang kaki lima yang terdampak penertiban.

lmnd.id@gmail.com
Connect
© 2026. All rights reserved. Supported by goldyproject.my.id
