LMND Buru Soroti Pemerintah Daerah: Pendidikan Harus Jadi Fondasi Kemajuan Daerah

Deskripsi blog

BERITA

Humas LMND

5/8/20262 min read

Buru — Pengurus Eksekutif Kabupaten Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Buru menyoroti arah kebijakan pembangunan Pemerintah Daerah Kabupaten Buru dan mendesak agar sektor pendidikan ditempatkan sebagai prioritas utama pembangunan daerah. Sikap tersebut disampaikan Ketua Umum LMND Buru, Moksen Umasugi, dalam keterangan resminya pada Kamis, 8 Mei 2026.

Menurut Moksen, Kabupaten Buru yang terdiri dari 10 kecamatan dan 82 desa memiliki tantangan geografis yang besar sekaligus potensi sumber daya yang melimpah. Karena itu, kebijakan pembangunan dinilai harus mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara merata, terutama dalam sektor pendidikan sebagai fondasi utama kemajuan daerah.

“Pendidikan harus menjadi prioritas utama karena menjadi kunci untuk mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki daerah. Dengan pendidikan yang berkualitas dan merata, generasi muda Buru akan mampu menjadi tenaga kerja yang andal, pemimpin yang berintegritas serta pelaku usaha yang mendorong kemajuan daerah,” ujar Moksen.

LMND Buru juga menyoroti kondisi guru honorer yang masih menghadapi persoalan kesejahteraan dan ketidakjelasan status kepegawaian. Menurut mereka, para guru honorer telah mengabdi bertahun-tahun, termasuk di wilayah terpencil, namun belum mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah.

Selain itu, LMND Buru menilai kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Kabupaten Buru, mulai dari sektor pertanian, kelautan, kehutanan hingga potensi mineral di kawasan Gunung Botak, membutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas agar dapat dikelola secara bijak dan berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat.

Dalam keterangannya, Moksen juga mengkritik pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai belum memberikan dampak jangka panjang dan berpotensi membebani keuangan daerah. Karena itu, LMND Buru mendesak agar anggaran program tersebut dialihkan untuk kebutuhan yang lebih mendesak.

LMND Buru mendorong pemerintah daerah agar memprioritaskan pembangunan dan pemerataan sarana pendidikan di seluruh kecamatan dan desa, peningkatan kesejahteraan serta kepastian status guru honorer, peningkatan kualitas tenaga pendidik, pemerataan fasilitas kesehatan, hingga pengembangan sektor perdagangan, pertanian dan kelautan sebagai penopang ekonomi rakyat.

“Kemajuan Kabupaten Buru tidak akan datang dengan sendirinya. Pendidikan adalah fondasi utama yang menentukan masa depan daerah. Ketika pendidikan terurus dengan baik, maka sumber daya manusia kita akan mampu mengelola seluruh kekayaan alam secara maksimal untuk kesejahteraan rakyat,” tegas Moksen.

LMND Buru menyatakan akan terus mengawal setiap kebijakan pembangunan pemerintah daerah dan berharap adanya penyesuaian arah kebijakan demi terciptanya pembangunan yang merata, maju dan berpihak kepada masyarakat Kabupaten Buru.