LMND DAN CGRI GELAR REKONSILIASI, DORONG PEMBENTUKAN FORUM KOTA MAJENE SEBAGAI FRONT POLITIK PERSATUAN
BERITA
Humas LMND
10/11/20261 min read


LMND DAN CGRI GELAR REKONSILIASI, DORONG PEMBENTUKAN FORUM KOTA MAJENE SEBAGAI FRONT POLITIK PERSATUAN
MAJENE, SULAWESI BARAT- Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Eksekutif Kota Majene bersama CGRI telah melaksanakan rekonsiliasi sebagai upaya rekonsolidasi organisasi dalam memperkuat persatuan antarmahasiswa dan membangun kembali semangat perjuangan bersama dalam menyikapi berbagai persoalan rakyat.
Rekonsiliasi ini menjadi langkah penting bagi kedua organisasi untuk memperkuat komunikasi, menyatukan pandangan, serta membangun kerja sama politik yang berorientasi pada kepentingan mahasiswa dan rakyat.
Dalam pembacaan situasi daerah (Sitda) dan situasi nasional (Sitnas), LMND dan CGRI memandang bahwa berbagai persoalan kebangsaan dan kerakyatan membutuhkan respons kolektif dari gerakan mahasiswa. Oleh karena itu, pembangunan Forum Kota Majene dinilai penting sebagai front politik persatuan yang dapat menjadi ruang konsolidasi, pertukaran gagasan, serta penyatuan sikap dan tindakan dalam menghadapi persoalan sosial, politik, ekonomi, dan demokrasi.
Ketua LMND Eksekutif Kota Majene, Rusdi, menegaskan bahwa rekonsiliasi bukan sekadar upaya memperbaiki hubungan ant organisasi, melainkan juga menjadi momentum untuk membangun kekuatan bersama yang lebih terarah dalam menjalankan perjuangan mahasiswa.
Sementara itu, Ketua CGRI, Noval, menempatkan rekonsiliasi ini sebagai itikad baik kedua organisasi untuk membangun persatuan yang berlandaskan kesadaran politik dan keberpihakan terhadap kepentingan rakyat.
Kedua organisasi menegaskan pentingnya sikap demarkasi, yakni menempatkan garis perjuangan secara tegas di bawah komando perjuangan rakyat. Dengan demikian, persatuan yang dibangun tidak berhenti pada kesepakatan organisatoris, tetapi harus diwujudkan melalui kerja-kerja konkret yang menjawab kebutuhan dan aspirasi masyarakat.
LMND dan CGRI juga menilai bahwa mahasiswa tidak boleh terus terjebak dalam menara gading, menjadikan ruang akademik dan lingkungan organisasi sebagai tempat yang terpisah dari kenyataan sosial masyarakat. Mahasiswa harus berani keluar dari zona nyaman, turun langsung ke tengah-tengah rakyat, memahami persoalan yang dihadapi, serta mengambil bagian dalam memperjuangkan perubahan sosial.
Bagi kedua organisasi, persatuan mahasiswa bukan sekadar slogan, melainkan kebutuhan objektif untuk membangun kekuatan kolektif dalam menghadapi berbagai persoalan kebangsaan dan kerakyatan.
Melalui rekonsiliasi ini, LMND dan CGRI berharap pembangunan Forum Kota Majene dapat menjadi langkah awal bagi terbentuknya front politik persatuan yang inklusif, progresif, dan berpihak pada kepentingan rakyat.
Persatuan bukan sekadar duduk bersama, tetapi menyatukan langkah dan perjuangan bersama rakyat.

lmnd.id@gmail.com
Connect
© 2026. All rights reserved. Supported by goldyproject.my.id
