LMND Tangsel Kritik Musrenbang Pemuda Dinilai Tidak Inklusif

STATMENTBERITA

Humas LMND

3/31/20261 min read

Tangerang Selatan - Eksekutif Kota Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Kota Tangerang Selatan menyoroti pelaksanaan Musrenbang Pemuda yang diselenggarakan oleh Bappelitbangda Kota Tangerang Selatan. LMND menilai forum tersebut berpotensi tidak inklusif apabila mayoritas organisasi kepemudaan tidak dilibatkan sejak awal proses penyelenggaraannya.

Ketua EK LMND Tangsel, Melky Nam, menyatakan bahwa Musrenbang Pemuda seharusnya menjadi ruang partisipasi terbuka bagi seluruh elemen pemuda dalam memberikan gagasan terkait pembangunan daerah.

“Musrenbang Pemuda tidak boleh menjadi forum yang eksklusif dan terbatas. Jika mayoritas organisasi kepemudaan di Tangerang Selatan tidak dilibatkan sejak awal, maka hal ini mencederai semangat partisipasi pemuda dalam proses perencanaan pembangunan,” ujar Melky dalam keterangannya.

Menurutnya, forum tersebut semestinya menjadi ruang bersama bagi seluruh organisasi kepemudaan, bukan hanya melibatkan sebagian kecil pihak. Ia juga menegaskan bahwa pembatasan partisipasi organisasi pemuda berpotensi menutup ruang demokrasi bagi generasi muda dalam menyampaikan aspirasi.

LMND Tangsel juga menyampaikan kecaman apabila terdapat pengabaian terhadap organisasi kepemudaan yang memiliki hak yang sama untuk terlibat dalam forum tersebut.

“Kami mendesak Bappelitbangda membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh organisasi kepemudaan agar Musrenbang Pemuda benar-benar menjadi forum yang demokratis dan representatif,” tegasnya.

LMND berharap pelaksanaan Musrenbang Pemuda ke depan dapat melibatkan seluruh unsur organisasi kepemudaan sehingga aspirasi generasi muda dapat tersalurkan secara maksimal dalam proses pembangunan daerah.