PDO FKIP E-KOM LMND UHO: Bangun Kesadaran Sosial dan Politik Mahasiswa melalui Organisasi
BERITA
Humas LMND
7/1/20262 min read


Kendari – Koordinator Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Eksekutif Komisariat Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi Universitas Halu Oleo (Korfak FKIP E-KOM LMND UHO) sukses menyelenggarakan Pendidikan Dasar Organisasi (PDO) sebagai langkah awal membangun kader mahasiswa yang memiliki kesadaran sosial, politik, dan keberpihakan kepada rakyat.
Mengusung tema "Organisasi sebagai Penyangga untuk Membangun Kesadaran Sosial dan Politik", kegiatan ini dilandasi keyakinan bahwa di tengah dinamika kehidupan masyarakat yang semakin kompleks, organisasi memiliki peran strategis sebagai ruang pendidikan bagi mahasiswa untuk memahami realitas sosial, meningkatkan kepedulian terhadap persoalan rakyat, serta berpartisipasi aktif dalam kehidupan demokrasi.
Bagi LMND, organisasi bukan sekadar tempat berhimpun, melainkan ruang belajar untuk memahami hak-hak rakyat, mengkritisi kebijakan yang tidak berpihak kepada kepentingan masyarakat, serta bersama-sama menentukan arah perubahan sosial. Tanpa organisasi yang kuat, kesadaran sosial dan politik hanya akan dimiliki oleh segelintir orang, sementara masyarakat terus ditempatkan sebagai objek kebijakan, bukan subjek yang terlibat dalam proses pengambilan keputusan.
Pendidikan Dasar Organisasi ini menjadi wujud nyata komitmen Eksekutif Komisariat LMND Universitas Halu Oleo dalam mencetak generasi mahasiswa yang kritis, sadar kelas, serta memiliki keberpihakan terhadap perjuangan rakyat. Kegiatan tersebut diikuti puluhan calon kader LMND yang berasal dari berbagai fakultas di lingkungan Universitas Halu Oleo.
Selama pelaksanaan PDO, para peserta mendapatkan materi-materi fundamental yang menjadi fondasi gerakan mahasiswa demokratik, mulai dari ideologi dan sejarah perjuangan rakyat Indonesia, analisis kondisi sosial-politik nasional, hingga strategi pengorganisasian massa serta taktik perjuangan di lapangan.
Ketua Eksekutif Komisariat LMND Universitas Halu Oleo menegaskan bahwa Pendidikan Dasar Organisasi bukan sekadar agenda rekrutmen anggota baru, melainkan proses pembentukan kesadaran politik mahasiswa.
"Pendidikan Dasar Organisasi bukan sekadar kegiatan rekrutmen organisasi. Ini adalah proses pembentukan kesadaran, dari mahasiswa yang apatis menjadi kader yang militan dan berani melawan segala bentuk penindasan serta ketidakadilan yang menimpa rakyat," ujarnya.
Materi PDO disusun secara sistematis untuk membangun pemahaman peserta mengenai akar persoalan kemiskinan, ketimpangan sosial, dan krisis demokrasi yang masih dihadapi Indonesia. Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman mengenai peran strategis mahasiswa sebagai kekuatan moral sekaligus kekuatan politik yang harus berada di garis depan dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.
Melalui kegiatan ini, LMND Universitas Halu Oleo berharap lahir kader-kader yang mampu mengorganisir mahasiswa secara lebih luas serta memperkuat gerakan demokratik di lingkungan kampus maupun masyarakat.
Sebagai bagian dari strategi membangun kesadaran politik mahasiswa yang lebih solid, LMND juga mengajak seluruh mahasiswa Universitas Halu Oleo untuk bergabung, bergerak bersama, dan menjadikan kampus sebagai basis konsolidasi perjuangan dalam membangun kesadaran sosial-politik serta memperkuat gerakan demokratik.
"Kami tidak sedang bermain-main dengan politik. Kami sedang membangun kekuatan. Mahasiswa yang terorganisir merupakan kekuatan perubahan yang mampu melawan berbagai bentuk ketidakadilan, dominasi oligarki, dan setiap kebijakan yang merugikan kepentingan rakyat," tutupnya.

lmnd.id@gmail.com
Connect
© 2026. All rights reserved. Supported by goldyproject.my.id
