“Pendidikan Gratis Sekarang Juga!” LMND Gelar Aksi, Desak Pemerintah Wujudkan Pendidikan Gratis, Ilmiah, dan Demokratis
BERITA
Humas LMND
9/28/20262 min read


JAKARTA — “Pendidikan Gratis Sekarang Juga!” menjadi seruan utama dalam aksi demonstrasi yang digelar Eksekutif Nasional Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EN-LMND) bersama Eksekutif Wilayah LMND DKI Jakarta, Eksekutif Kota LMND Jakarta Timur, dan Eksekutif Kota LMND Jakarta Selatan. Aksi tersebut mendesak pemerintah segera mewujudkan pendidikan gratis, ilmiah, dan demokratis sebagai hak seluruh rakyat, bukan sekadar janji politik.
Aksi ini merespons pernyataan Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 mengenai pendidikan gratis di sekolah negeri hingga perguruan tinggi negeri, serta pembahasan pemerintah dalam rapat terbatas di Istana Merdeka pada 23 September 2026. LMND menilai bahwa momentum tersebut harus segera ditindaklanjuti dengan kebijakan konkret yang menjamin akses pendidikan tanpa membebani rakyat.
Ketua Umum LMND, Claudion Kanigia Sare, menegaskan bahwa pendidikan gratis merupakan tanggung jawab negara yang harus segera diwujudkan. Menurutnya, rakyat tidak seharusnya terus menanggung beban biaya untuk memperoleh hak atas pendidikan.
“Pendidikan gratis harus diwujudkan sekarang juga, bukan sekadar menjadi janji yang terus ditunda. Negara wajib menjamin setiap rakyat mendapatkan pendidikan yang berkualitas tanpa terbebani biaya. Kami mendesak pemerintah segera mengambil langkah konkret agar pendidikan benar-benar menjadi hak seluruh rakyat,” tegas Claudion.
Ketua Eksekutif Wilayah LMND DKI Jakarta sekaligus Koordinator Umum Aksi, Reden Abdul Karim Ginting, menyampaikan bahwa pendidikan gratis tidak cukup hanya dengan menghapus uang sekolah dan uang kuliah. Pemerintah harus memastikan seluruh kebutuhan pendidikan terpenuhi, termasuk kesejahteraan tenaga pendidik, fasilitas pembelajaran, dan bantuan biaya hidup bagi mahasiswa.
“Pendidikan Gratis Sekarang Juga! Jangan biarkan rakyat terus terbebani biaya pendidikan. Pemerintah harus menjamin kesejahteraan guru dan dosen, meningkatkan mutu pendidikan, memeratakan infrastruktur, serta memperkuat beasiswa dan bantuan biaya hidup mahasiswa. Pendidikan gratis harus benar-benar dirasakan oleh seluruh rakyat, bukan hanya menjadi slogan,” ujar Reden.
Dalam aksi tersebut, LMND menyuarakan tuntutan utama “Wujudkan Pendidikan Gratis, Ilmiah, dan Demokratis sebagai Hak Rakyat!” dengan tujuh tuntutan turunan, yakni menyejahterakan guru dan dosen, meningkatkan mutu pendidikan nasional, mewujudkan kurikulum pendidikan kerakyatan, memeratakan akses dan infrastruktur pendidikan, menjamin pendidikan berkualitas dan merata bagi seluruh rakyat, memperkuat beasiswa dan bantuan biaya hidup mahasiswa, serta mengawal anggaran dan pelaksanaan pendidikan gratis.
LMND menegaskan bahwa pendidikan gratis harus segera diwujudkan melalui kebijakan yang konkret, pembiayaan yang memadai, dan pelaksanaan yang transparan serta berkelanjutan. Pendidikan juga harus diselenggarakan secara ilmiah dan demokratis dengan menjamin kebebasan akademik, pengembangan ilmu pengetahuan, dan partisipasi masyarakat dalam menentukan arah pendidikan nasional.
Melalui aksi ini, LMND menyerukan kepada seluruh mahasiswa, pelajar, guru, dosen, tenaga kependidikan, orang tua, dan elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal dan mendesak realisasi pendidikan gratis, ilmiah, dan demokratis. Pendidikan adalah hak rakyat. Wujudkan pendidikan gratis sekarang juga!



lmnd.id@gmail.com
Connect
© 2026. All rights reserved. Supported by goldyproject.my.id
