Pendidikan untuk Kedaulatan Bangsa, EW LMND Maluku Utara Dorong Reformasi Pendidikan yang Berpihak pada Rakyat

BERITA

Humas LMND

7/17/20261 min read

Maluku Utara, 15 Juli 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-27 Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Eksekutif Wilayah (EW) LMND Maluku Utara menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun kedaulatan bangsa. Mengusung tema "Pendidikan untuk Kedaulatan Bangsa", momentum Harlah dimanfaatkan sebagai ruang refleksi atas arah pembangunan pendidikan nasional sekaligus mendorong reformasi pendidikan yang benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat.

EW LMND Maluku Utara menilai bahwa sistem pendidikan nasional masih menghadapi berbagai persoalan mendasar. Orientasi pembangunan pendidikan dinilai masih terlalu menekankan kebutuhan pasar tenaga kerja sehingga menggeser fungsi pendidikan sebagai proses pembentukan manusia Indonesia yang kritis, berkarakter, dan memiliki kesadaran kebangsaan. Padahal, pendidikan merupakan hak konstitusional setiap warga negara sekaligus instrumen strategis dalam menciptakan sumber daya manusia yang mampu mewujudkan Indonesia yang berdaulat.

Sekretaris EW LMND Maluku Utara menegaskan bahwa negara memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap warga negara memperoleh akses pendidikan yang adil, bermutu, dan inklusif.

"Pendidikan tidak boleh hanya dipandang sebagai instrumen penyedia tenaga kerja, tetapi harus menjadi ruang pembentukan manusia Indonesia yang memiliki kesadaran kritis, karakter kebangsaan, serta kemampuan membangun bangsa yang berdaulat. Karena itu, kebijakan pendidikan harus berpihak pada kepentingan rakyat, bukan semata-mata pada kepentingan ekonomi," tegasnya.

EW LMND Maluku Utara mengapresiasi berbagai upaya pemerintah dalam sektor pendidikan, seperti Program Sekolah Rakyat, Makan Bergizi Gratis (MBG), peningkatan kompetensi guru, pemerataan akses pendidikan, pemberian beasiswa, hingga penguatan pendidikan vokasi. Namun demikian, berbagai persoalan seperti ketimpangan akses pendidikan, rendahnya kualitas pembelajaran, keterbatasan sarana dan prasarana, serta tingginya biaya pendidikan masih menjadi tantangan yang harus segera diselesaikan.

Karena itu, EW LMND Maluku Utara mendorong reformasi pendidikan yang berorientasi pada kepentingan rakyat melalui pemerataan akses pendidikan, peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru, penguatan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan bangsa, serta jaminan layanan pendidikan yang adil, berkualitas, dan dapat diakses oleh seluruh rakyat Indonesia.

Momentum Harlah ke-27 LMND ini juga menjadi ajakan kepada seluruh elemen bangsa untuk menjadikan pendidikan sebagai agenda strategis nasional dalam membangun Indonesia yang maju, berdaulat, dan berkeadilan sosial.