SPPG Cakung Berdiri di Tengah Tumpukan Sampah: EK-LMND Jakarta Timur Soroti Kelalaian BGN dan Dugaan Permainan Perizinan
STATMENTBERITA
Humas LMND
4/6/20261 min read


Jakarta – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kawasan Cakung–Cilincing, Jakarta Timur, ditemukan berdiri di tengah lingkungan yang dipenuhi tumpukan sampah. Kondisi ini memicu perhatian serius karena menyangkut aspek kesehatan, kelayakan lingkungan, dan kualitas layanan dalam program pemenuhan gizi.
Eksekutif Kota Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EK-LMND) Jakarta Timur mempertanyakan peran Badan Gizi Nasional (BGN) yang dinilai tidak menjalankan fungsi pengawasan dan penetapan kelayakan secara optimal. Keberadaan fasilitas layanan gizi di lokasi yang tidak higienis menunjukkan adanya kelalaian dalam proses uji kelayakan serta pengawasan lapangan.
Ketua EK-LMND Jakarta Timur, Abdul Latif, menilai terdapat indikasi permainan dalam proses perizinan dan tata kelola. Hal ini terlihat dari masih banyaknya SPPG yang beroperasi tanpa memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), serta berdiri di lokasi yang secara jelas tidak memenuhi standar kelayakan.
EK-LMND Jakarta Timur mengecam keras kondisi tersebut dan mendesak pemerintah untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh SPPG. Penutupan harus dilakukan terhadap SPPG yang tidak memenuhi prosedur dan standar yang telah ditetapkan, demi menjamin keamanan dan kesehatan masyarakat.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) seharusnya kembali pada tujuan utamanya, yaitu menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas generasi bangsa. Program ini tidak boleh menyimpang menjadi ajang bisnis yang mengabaikan kepentingan publik. Karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan pengawasan yang ketat, transparan, dan berpihak pada rakyat.

lmnd.id@gmail.com
Connect
© 2026. All rights reserved. Supported by goldyproject.my.id
